Pesona Keindahan Gugusan Kepulauan Mentawai

Tak hanya menyajikan ombak buat peselancar kelas dunia, Kepulauan Mentawai pun menyimpan banyak pesona destinasi lainnya. Pulau-pulau perawan disini yang tersebar di samping empat pulau utamanya menawarkan liburan kelas dunia yang mampu memanjakan mata dan menenangkan pikiran. Sepi, sepi dan sepi! Bagi saya itu adalah bonus utama jika berlibur ke pulau-pulau disini. Gugusan kepulauan non-vulkanis ini menyimpan beragam pesona seperti terumbu karang yang masih alami, pantai dengan air yang sangat jernih dan bersih dan beragam pesona lainnya yang terbungkus dalam kemewahan yang sederhana. Tak hanya pantai, aktivitas menyusuri hutan bakau pun tak boleh dilewatkan. Beragam hewan endemik disini akan mampu menyita perhatian anda. Mulai dari beragam jenis unggas, primata sampai reptil. Semuanya tersaji apik disini.

image

Rasa lelah yang masih menggelayuti tubuh ini setelah membelah hutan di pulau Siberut demi menuju desa-desa adat terpencil yang didiami suku asli Mentawai rasanya belum hilang sama sekali. Bayangkan saja, kami harus berkutat lima jam lebih naik motor menembus hutan lebat dengan beragam vegetasi dengan jalanan yang rusak parah. Dan hari ini kami berencana hopping island di Kepulauan Mentawai dan menginap semalam di resort yang ada disana. Membayangkannya saja sudah sangat menyenangkan.

image

image

Akses menuju kepulauan Mentawai sudah cukup mudah, cukup mencari kapal-kapal yang sudah disediakan operator disana kita akan diantar ketujuan kita. Bahkan jika ingin merasakan liburan mewah ala kaum jetset kita dapat memilih paket tour yang disediakan oleh resort-resort berkelas dunia yang ada disana. Biayanya cukup fantastis, hampir empat juta per orang per malam, anda dapat merasakan pengalaman liburan mewah yang biasanya hanya dicicipi oleh turis mancanegara yang hendak surfing disini, karena jarang sekali turis lokal berdatangan kesini bahkan ketika musim liburan sekalipun

Pagi hari sekali, dengan kapal sewaan yang kami pakai, kami menyusuri sungai dan perairan bakau yang membelah pulau Siberut untuk menuju pulau-pulau kecil tujuan kami. Cuaca cerah pagi itu menambah semarak suasana liburan kali ini, birunya langit bersanding pekat dengan birunya laut dan hijaunya hutan. Sepanjang perjalananpun kami disajikan dengan berbagai atraksi hewan endemik lokal, mulai dari primata, reptil hingga unggas, namun yang paling menyita perhatian saya adalah primatanya yang beragam, mulai dari beruk mentawai, bekantan mentawai, dan lutung mentawai, ketiga primata tersebut statusnya saat ini sudah sangat kritis populasinya dikarenakan perburuan besar-besaran.

image

image

image

Pengalaman menyusuri sungai dan perairan bakau disini tak ubahnya seperti menyusuri sungai di Kalimantan, sungainya besar dan panjang, menembus bagian lain pulau. Kapal kecil yang kami gunakan ini semakin jauh menembus hutan mangrove, tak lama kami mulai memasuki perairan terbuka. Air yang tadinya berwarna keruh berubah perlahan menjadi biru perlahan pertanda kami sudah memasuki lautan. Ombak yang tadinya tenang mulai bergulung-gulung menyapa. Kami harus menyeimbangkan beban kapal kecil ini agar tak mati konyol karena terbalik. Setelah dua jam lebih berkutat dengan sungai akhirnya kami memasuki perairan lepas. Hitamnya warna air bakau berganti dengan birunya air laut. Kencangnya ombak mulai dirasakan perlahan, semakin memasuki perairan lepas semakin besar ombaknya. Hutan lebat yang tadi setia menemani perjalanan kami kini mulai berganti dengan Pulau-pulau kecil yang cantik. Lambaian dedaunan Kelapa dan pasir putih menggoda untuk kami singgahi

Tak lama kapal kami merapat disebuah pulau, salah satu pulau yang sangat cantik yang ada di gugusan kepulauan Mentawai, Pulau Nyang-Nyang namanya. Salah satu resort berdiri kokoh disini, menambah semarak kemewahan yang tersimpan dibalik kesederhanaan Mentawai. Hal yang paling menyenangkan ketika berlibur di Mentawai adalah bersih dan sepinya pantai yang ada disini. Bayangkan jika kita berlibur di pulau-pulau lainnya, pastinya akan sulit mendapatkan sensasi menikmati pantai sepi dan tenang seperti ini.

Tak sabar kami segera turun ke pantai untuk berenang disini. Biru airnya sangat memanjakan mata. Jernihnya bukan main, kita dapat melihat dasar laut dari atas. Beruntung kamu tiba ketika matahari sedang berada diatas kepala. Pantulan sinarnya sangat tepat untuk memancarkan warna biru turqouise air laut siang itu. Berenang, menyusuri pantai, foto-foto dan banyak aktivitas lainnya kami lakukan disini. Lelah beraktivitas kami memilih untuk leyeh-leyeh duduk dipinggiran pantai, ngadem dibawah pohon kelapa yang rindang. Salah satu teman saya memasang hammock agar semakin nenyenangkan menikmati santainya siang itu.

image

image

Setelah dirasa puas menikmati pesona beningnya dan putihnya pasir di Pulau Nyang-Nyang ini kami beralih ke pulau Lainnya. Kami mencicipi sensasi berenang, berjemur, berayun di hammock, dan beragam aktivitas lainnya kami hingga akhirnya matahari hampir terbenam. Tak lama kami diantar ke Resort yang menjadi tempat kami menginap malam itu. Resortnya sangat nyaman, dengan konsep eco resort, segala furniture terbuat dari kayu dan didesain sederhana, menambah kenyamanan liburan kali ini menikmati sensasi Keindahan Mentawai sesungguhnya. Dan sangat beruntung pengelola resortnya saat itu sangat ramah, mereka sekeluarga memperlakukan kami bak keluarga yang datang dari jauh. Sebuah pengalaman menginap yang sangat menyenangkan disini. Dan di pulau kecil ini kita tidak akan menemukan sinyal internet sama sekali, kami hanya mengandalkan sinyal telepon yang muncul-hilang dan sinyal wifi yang dipancarkan oleh antena penangkap sinyal internet satelit dari provider khusus. Tak lama malam menjelang dan kami isi dengan hiburan sederhana seperti bermain kartu, mendengarkan musik ala pantai sambil joget gak jelas hingga kelelahan. Dan malam santai itu akhirnya berlalu. Berganti dengan pagi yang cerah, namun sayangnya kami harus mengakhiri perjalanan singkat kali ini. Kami harus kembali ke Siberut dan melanjutkan perjalanan menuju Padang sore itu juga

image

image

4D3N

Sailing Trip LOB Komodo

3D2N

Overland SUMBA

4D3N

Rinjani